Sekilas Info

bullet Menurut Kasat Lantas, Polres Belu di Atambua Provinsi NTT. AKP. Apolonarius da Silva, Wartawan Metro TV, Alm. Andrianus Suni, S.Kom alami lakalantas tunggal. Tabrak mobil pick up yang parkir di pinggir jalan. Motor hancur, mesin pun rusak berat, alm. Andrianus Suni, S.Kom meninggal di Ugd Rsud Atambua. Di Atambua, kejadian tepatnya pada km 14. Jurusan Atambua Kefa.      bullet Hilarius Ase Oeleu, dibacok dan meninggal di Snoe Desa Benus Kec.NaiBenu, Kab.TTU Prov.NTT kejadian rabu malam, 22 juni 2013. Pelakunya fransiskus haki (kades) fatumtasa Kec.Insan Utara. Pelaku sekarang berada ditahanan polres TTU.      bullet Demo sopir angkota meminta penegasan dari Pemda TTU Provinsi NTT, guna menetapkan tarif angkota sesuai dengan kondisi harga BBM.      bullet Sopir angkot demo tidak prosedural, Kasat lantas. Polres TTU Provinsi NTT. Iptu. Chandra, menegurnya dengan murka.      bullet Korem 161 / ws, Kodim 1618 TTU, Kerjasama dengan pertamina pusat membangun puskesmas di Tuabatan Kec. Miomafo Tengah, Kab. TTU. Tujuannya untuk masyarakat yang tidak mampu.      bullet Pesawat Merpati MA 60 Penerbangan Bajawa - Kupang Jatuh di Bandara El Tari KUpang Pukul 09.45. Korban luka 2 orang.      bullet dr. Nogi. S.Pog. Ahli kandungan, berhasil operasi 4 pasien penyakit mioma uteri / kista di RSUD Kefamenanu - Kab. TTU - NTT.      bullet Direktur RSUD Kefamenanu Kab. TTU. dr. Zakarias E. Fernandes, M. Kes katakan Bank Darah di UTD - BDRS - RSUD Kab. TTU. Belum tersedia untuk melayani pasien yang membutuhkan donor darah, karena PMI (Palang Merah Indonesia) belum ada di Kab. TTU.      bullet Total perolehan suara sementara Pilkada NTT putaran kedua untuk sementara Kamis 23/5/2013 pukul 14.30 WITA Dr 35% TPS Paket Esthon-Paul 35% atau 11.758 suara. Sedangkan Paket Frenly memimpin dengan suara 21.698 atau 65%      bullet Pilkada gubernur NTT untuk sementara total suara 20.290. Total TPS 14 persen untuk Esthon 7.115 35 persen. Frenly 13136.65 persen     

KM Karya Indah Tenggelam, 22 Orang Hilang

Herry Battileo | Kamis, 18 April 2013 - 05:31:01 WIB | dibaca: 480 pembaca
3394KM-Karya-Indah.JPG

Sebanyak 22 orang dilaporkan hilang akibat tenggelamnya Kapal Motor Karya Indah yang mengangkut lebih dari 40 penumpang, Rabu (17/04) sekitar pukul 18.15 Wita di Sungai Mahakam, Kota Samarida, Kalimantan Timur.

Berdasarkan data yang dihimpun di Posko Trauma Centre yang terletak sekitar 500 meter dari dermaga penyeberangan Loa Janan, sebanyak 22 orang dilaporkan hilang oleh keluarganya yang diduga menjadi penumpang KM Karya Indah.

"Sampai saat ini, saya belum tahu bagaimana nasib keluarga saya yang ikut di kapal yang tenggelam itu," ungkap Hj. Murni, saat melaporkan hilangnya Mariani (20) di Posko Trauma Centre, Kamis dini hari (18/04).

Dari pantauan hingga Kamis dini hari, puluhan warga terlihat terus memadati Posko Trauma Centre untuk mencari informasi korban KM Karya Indah yang sudah berhasil ditemukan. Dari data sementara di Posko Trauma Centre, sebanyak 18 orang telah ditemukan, satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia yakni Nurhayati (43).

Sementara, 17 penumpang yang selamat yakni, Petrus, Rahmawati, Yuliana, Ony, Masripah, Ayu, Anisah, Manjalia Dewi, Agustian, Naning, Maryati, Dedi, Mariamah, Hafsah, Yusran serta Kadir.

"Sebagian penumpang yang ditemukan selamat sudah pulang ke rumahnya masing-masing, dua penumpang dirawat di Rumah Sakit IA Moeis serta satu orang dirawat di Trauma Centre," ungkap salah seorang petugas medis di Posko Trauman Centre.

Di Dermaga Loa Janan, puluhan tim SAR, baik dari Brimob, Badan Pengaggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kaltim dan Samarinda, maupun personil kepolisian terlihat masih memantau lokasi tenggelamnya KM Surya Indah, yang berjarak sekitar 50 meter dari Dermaga Loa Janan tersebut.

"Pencarian korban malam ini dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Kamis pagi," ungkap seorang tim SAR dari BPBD Samarinda. KM Karya Indah yang diperkirakan mengangkut 50 penumpang, tenggelam di perairan Sungai Mahakam tepatnya di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan, Samarinda pada Rabu petang sekitar pukul 18. 15 WITA.

Kapal itu mengangkut karyawan sebuah perusahaan pengolahan kayu dari dermaga PT. Kalamur di kawasan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang. "Dugaan sementara, tenggelamnya KM Karya Indah akibat terjadi kebocoran," ungkap seorang petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho. (K-4/EIO)



berita_terkait